POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP – Semarak Dies Natalis ke-38 Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan(Polipangkep) turut melibatkan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah (MA) sederajat dalam rangkaian lomba Clash of Champions (COC), Lomba vlog instagram, Baca Puisi, serta Live Video Feed Instagram, yang diselenggarakan di Gedung Ipteks Polipangkep, 10 September 2026.
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Semarak Expo Dies Natalis ke-38 Polipangkep 2026, yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan akademik, literasi, seni, kreativitas, serta kemampuan memanfaatkan media digital.
Pada kompetisi COC sebanyak 11 tim yang terdiri atas 55 peserta dari 9 sekolah beradu kemampuan dalam menjawab berbagai pertanyaan menggunakan platform Kahoot. Materi yang diberikan mencakup numerasi, penalaran logis dan analitis, literasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sains dan teknologi, lingkungan, Pancasila dan sejarah Indonesia, serta isu pendidikan dan isu aktual di Indonesia. Sistem kompetisi menuntut peserta tidak hanya mampu menjawab dengan tepat, tetapi juga cepat dalam mengambil keputusan.
Hasil kompetisi menempatkan Tim SMANTRI dari SMA Negeri 3 Barru sebagai Juara I. Sementara itu, Tim UBA Girls dari SMA IT Utsman Bin Affan Pangkep meraih Juara II, disusul Tim SMANTIG dari SMA Negeri 3 Barru sebagai Juara III. Adapun Tim Putra UBA dari SMA IT Utsman Bin Affan Pangkep meraih penghargaan sebagai Juara Favorit.
Tidak hanya menguji kemampuan akademik, Polipangkep juga menyediakan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan seni dan literasi melalui Lomba Baca Puisi. Sebanyak 16 peserta dari sembilan sekolah ambil bagian dalam kompetisi yang mengangkat tema kemerdekaan tersebut. Para peserta tampil secara langsung di hadapan dewan juri dengan durasi maksimal lima menit. Penilaian meliputi aspek vokal, intonasi, ekspresi, penghayatan, serta penampilan
Dalam kompetisi tersebut, Rafika dari SMA Negeri 3 Barru meraih Juara I dengan nilai 88. Nur Husnah Annisa dari SMA DDI Babussalam Boddie meraih Juara II dengan nilai 81,6, sedangkan Muh. Raihan dari SMA Negeri 3 Barru memperoleh Juara III dengan nilai 80,3. Sementara itu, Nur Cahya dari SMA Negeri 4 Barru meraih kategori Juara Favorit dengan nilai 79,4.
Semarak kompetisi juga hadir melalui ruang digital dalam Live Video Feed Instagram. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta dari 10 sekolah dan berlangsung pada 10–15 September 2026. Para peserta ditantang untuk mengemas suasana, kegiatan, kreativitas, dan pengalaman selama mengikuti rangkaian Dies Natalis ke-38 Polipangkep ke dalam video yang positif, kreatif, dan informatif. Karya kemudian diunggah melalui akun Instagram masing-masing dengan mencantumkan akun @polipangkep dan tagar #DiesPolipangkep38.
Berdasarkan hasil rekapitulasi, Muhammad Ba’il Bani Asyraf dari SMA Negeri 1 Barru meraih Juara I. Posisi Juara II diraih Liana Zafira video dari SMK Negeri 5 Pangkep, sedangkan Zulkifli dari SMA Negeri 4 Barru meraih Juara III. Untuk kategori Juara Favorit, penghargaan diberikan kepada Risqy Audia Maruddani K dari SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan.
Ketua Panitia Dies Natalis Polipangkep, Achmad Setiawan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa rangkaian perlombaan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan pemenang, tetapi juga menjadi sarana mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan kreatif.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi untuk mencari juara, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, keberanian, dan sportivitas. Melalui Clash of Champions, siswa diuji dari sisi pengetahuan dan penalaran; melalui baca puisi mereka mendapatkan ruang untuk berekspresi; sementara kompetisi video Instagram memberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan literasi digital,” ujarnya.
Menurutnya, keberagaman kompetisi memberikan pengalaman yang berbeda kepada para peserta. Kemampuan akademik, keberanian tampil, kreativitas, komunikasi, hingga kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian dari pengalaman yang diperoleh siswa selama mengikuti kegiatan.
“Kami berharap para peserta tidak hanya membawa pulang penghargaan, tetapi juga pengalaman dan motivasi untuk terus mengembangkan potensi mereka. Bagi kami, kehadiran siswa dari berbagai sekolah di Polipangkep juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat antara perguruan tinggi dan sekolah,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan sekolah-sekolah yang berasal dari Kabupaten Barru dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kehadiran mereka turut memperkaya rangkaian perayaan Dies Natalis ke-38 Polipangkep sekaligus membuka ruang interaksi antara sivitas akademika dan generasi muda.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan, kegiatan dilanjutkan dengan Expo Polipangkep 2026, pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan, serta hiburan bagi peserta dan pengunjung.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Dies Natalis ke-38 Polipangkep tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi institusi, tetapi juga menjadi ruang interaksi, apresiasi, dan pengembangan potensi generasi muda dalam bidang akademik, seni, kreativitas, serta literasi digital.




















