Sejarah Singkat

by

Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) terletak di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kampus Politani Pangkep berjarak sekitar 83 km dari Kota Makassar yang merupakan Ibukota Propinsi Sulawesi Selatan. Sebelah timur dari lokasi kampus terdapat pegunungan dan daerah pemukiman penduduk sedangkan di sebelah barat berbatasan langsung dengan Selat Makassar. Selain lokasinya yang bernuansa pegunungan dan pantai, lokasi kampus juga berbatasan dengan Kabupaten Barru, yang telah ditetapkan pemerintah sebagai pusat pengembangan udang nasional.

Polipangkep merupakan institusi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi vokasi jenjang D-III dan D-IV di Sulawesi Selatan yang menghasilkan tenaga ahli madya dan tenaga ahli dalam bidang perikanan dan pertanian.

Polipangkep didirikan sejak tahun 1984. Pada awal pendiriannya, Politani masih merupakan bagian dari Universitas Hasanuddin (UNHAS). Namun berdasarkan SK Mendikbud Tahun 1997, Politani resmi mandiri dengan nama Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, dan saat ini mengelola 6 Jurusan/Program Studi.

Dirintis sejak tahun 1984 bersama dengan 5 (lima) Politeknik lainnya di seluruh Indonesia. Polipangkep, awal pendiriannya masih merupakan bagian dari Universitas Hasanuddin berdasarkan Surat Keputusan Mendiknas Nomor : 0124/U/1987, dengan nama Politeknik Pertanian Negeri UNHAS, dan terdiri atas dua Jurusan/Program Studi, yaitu Jurusan Budidaya Perikanan dan Jurusan Penangkapan Ikan. Pada tahun 1997, suatu tonggak sejarah baru dalam perjalanan Politeknik Pertanian Negeri UNHAS dicapai dengan adanya Surat Keputusan Mendikbud Nomor : 083/O/1997 yang menetapkan kemandirian Politeknik Pertanian Negeri UNHAS untuk tidak lagi berada di bawah naungan universitas, tetapi berdiri sendiri sebagai sebuah institusi setingkat perguruan tinggi. Pada tanggal 26 Juni 1998, Politeknik Pertanian Negeri UNHAS secara resmi berdiri sendiri dan berganti nama menjadi Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan.

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan:

  1. Dr. Ir. Mas’ud Sikong, M.Sc. (1989-1994)
  2. Prof. Dr. Ir. Achmar Mallawa, DEA. (1994-1998)
  3. Ir. Zainal Abidin Musa, M.Si. (1998-2002 dan 2002-2006)
  4. Dr. Ir. Jayadi, MP. (2006-2010)
  5. Prof. Dr. Mursalim, M.Sc. (2010-2012)
  6. Ir. Andi Asdar Jaya, M.Si. (2012-2016)
  7. Dr. Ir. Muh. Ali Yahya, M.Si. (17 Mei 2016 – 22 Mei 2016)
  8. Prof. Dr. Ir. Darmawan, M.P. (2017 – 2025)
  9. Prof. Dr. H. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si. (2025 – Sekarang)

Sistem Pendidikan

Penyelenggaraan pendidikan Polipangkep dilaksanakan dengan sistem paket atau setara 110 – 120 SKS untuk program D-III yang berlangsung selama enam semester dengan bobot materi perkuliahan (40%) dan praktikum (60%), sedangkan program D-IV berlangsung 144-160 SKS. Praktikum meliputi kegiatan laboratorium, kerja lapang, dan karya wisata. Menjelang akhir masa perkuliahan, mahasiswa melaksanakan Pengalaman Kerja Praktek Mahasiswa (PKPM) pada perusahaan/industri yang terkait dengan bidang ilmu yang ditekuni.

Polipangkep menawarkan 6 (enam) pilihan jurusan dan 1 (satu) Program Studi S2 yaitu:

1. Jurusan Budidaya Perikanan

– Teknologi Budidaya Perikanan (D4)

– Teknologi Pembenihan Ikan (S1 Terapan)

2. Jurusan Teknologi Kemaritiman :

– Penangkapan Ikan (D3)

– Teknik Kelautan (D4)

– Pengelolaan Pelabuhan Perikanan (S1 Terapan)

3. Jurusan Teknologi Pertanian :

– Teknologi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan (D4)

– Agroindustri (S1 Terapan)

4. Jurusan Teknologi Produksi Pertanian :

– Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (D4)

– Teknologi Produksi Tanaman Pangan (S1 Terapan)

– Pengelolaan Perkebunan Kopi (S1 Terapan)

– Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura (S1 Terapan)

5. Jurusan Bisnis :

– Agribisnis Perikanan (D4)

– Administrasi Bisnis Internasional (S1 Terapan)

6. Jurusan Peternakan :

– Agribisnis Peternakan (S1 Terapan)

– Teknologi Pakan Ternak (S1 Terapan)

7. Program Studi S2 :

– Ketahanan Pangan

Penyelenggaraan Pendidikan Polipangkep ditunjang oleh staf pengajar berkualifikasi S1,S2 dan S3 dan umumnya telah mendapatkan pendidikan khusus tentang kepoliteknikan dan pelatihan pada bidang keilmuan baik di dalam maupun luar negeri. Sampai tahun 2026 tercatat staf pengajar 212 orang.