by

Pengabdian kepada masyarakat, jurusan peternakan politani pangkep berhasil memanfaatkan buah naga sebagai bahan pembuatan telur asin

-Berita-278 views

Pengabdian Masyarakat oleh Sivitas Akademika Politani Pangkep Bersama Dengan Tim dari Universitas Muhammadiyah Parepare

POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP – Sabtu, 27/11/2021 Civitas akademika Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Politani Pangkep) Jurusan Peternakan yang diwakili oleh Fitriani dan Harsani Haruna Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan melakukan kolaborasi bersama Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) Fakultas Peternakan dan Perikanan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) melalui Program Pemberdayaan kepada kelompok Wanita ternak. Kegiatan ini dilaksanakan dengan bentuk pelatihan pembuatan telur asin dengan memanfaatkan kulit buah naga. Kegiatan Ini merupakan program Hibah RisetMU majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah tahun penganggaran 2021.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pada kelompok wanita ternak dalam memanfaatkan limbah kulit buah naga dalam pengolahan pembuatan telur asin. Selain melibatkan kelompok wanita ternak kegiatan ini juga melibatkan  pemerintah setempat dan beberapa mahasiswa Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan.

Fitriani selaku ketua TIM Program mengemukakan bahwa, Pelaksanaan kegiatan ini terdiri atas beberapa tahapan yakni yang pertama pelatihan pembuatan telur asin dengan memanfaatkan limbah kulit buah naga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode demonstrasi langsung sehingga Mitra dapat melihat dan terlibat langsung dalam proses pembuatan telur asin.    tahapan kedua pelatihan Kewirausahaan pengemasan dan strategi pemasaran produk hasil olahan pertanian dan  ketiga proses monitoring pendampingan pada kelompok wanita ternak.

Sementara itu Harsani Haruna selaku anggota Tim Program menambahkan, output kegiatan ini kami harapkan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dari Mitra PKM dalam hal ini Kelompok Wanita Ternak Melati  dalam mengolah telur asin. Selama ini masyarakat hanya memnfaatkan abu gosok ataupun bata dalam membuat telur asin, dengan adanya pelatihan ini masyarakat jadi mengetahui bahwa pengolahan telur asin juga dapat di tambahkan kulit  buah naga sebagai anti oksidan.

Bakri Said selaku kepala desa Mangkawani sangat senag dan bersyukur dengan adanya kegiatan ini. “Saya tentunya sangat senang dan bersyukur dengan adanya kegiatan ini, kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami, semoga kedepannya pengolahan telur asin dengan kulit buah naga ini bisa menjadi salah satu penghasilan bagi masyarakat kami. Terima kasih” tegasnya. Kolaborasi kegitan ini mengahasilkan luaran berupa produk telur itik asin dan telah diterbitkan pada jurnal Dinamika Pengabdian dengan judul “Pemberdayaan kelompok wanita ternak melalui pemanfaatan kulit buah naga dalam meningkatkan kualitas telur asin sebagai upaya pemenuhan makronutrisi selama pandemi covid-19”.

News Feed