Perkuat Kredibilitas Sertifikasi SDM, LSP Polipangkep Laksanakan Pelatihan Asesor

Berita35 views

POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP- Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) melaksanakan Pelatihan Metodologi Asesor Kompetensi, yang berlangsung di Hotel Royal Bay Makassar, 26 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 48 peserta dari berbagai institusi dan daerah. Peserta terbagi dalam dua kelas, yakni 24 peserta Kelas A dan 24 peserta Kelas B.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Petunjuk Teknis Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelatihan Asesor Kompetensi dilaksanakan selama 48 Jam Pelajaran (JPL), sedangkan Sertifikasi Kompetensi Asesor Kompetensi dilaksanakan selama 12 JPL.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Polipangkep, Prof. Dr. H. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si., CRA., CRP., secara resmi membuka Pelatihan dan menyampaikan apresiasi kepada Ketua LSP Polipangkep beserta jajaran pengurus dan panitia atas penyelenggaraan kegiatan. Apresiasi juga diberikan kepada Master Asesor dan Instruktur BNSP yang berkenan berbagi ilmu dan pengalaman kepada para peserta.

“Keberadaan asesor kompetensi memiliki posisi strategis dalam memastikan mutu dan kredibilitas sistem sertifikasi profesi. Seorang asesor bukan sekadar penguji; ia adalah penjaga gerbang kepercayaan publik terhadap sistem sertifikasi profesi kita. Di tangan para asesorlah, mutu dan kredibilitas Lembaga Sertifikasi Profesi ditentukan,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya proses asesmen yang dilakukan secara objektif, adil, dan berbasis bukti. Ia menyebut, metodologi asesmen yang dipelajari peserta selama pelatihan menjadi fondasi penting untuk memastikan hasil asesmen dapat dipercaya oleh dunia industri dan dunia kerja.

Sementara itu, Ketua LSP Polipangkep Dr. Akmal Abdullah, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa “Peserta berasal dari beragam institusi, mulai dari perguruan tinggi, SMK, lembaga pemerintah, hingga lembaga pelatihan. Sejumlah peserta berasal dari BPVP Bantaeng, Politeknik Bombana, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Bosowa, Universitas Nusa Cendana, Institut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada, dan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan serta sejumlah SMK dari berbagai daerah di Indonesia Timur,”katanya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LSP Polipangkep untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan ekosistem sertifikasi kompetensi. Kami tidak ingin kegiatan ini hanya menghasilkan asesor yang memiliki sertifikat. Yang lebih penting adalah bagaimana peserta nantinya mampu menjadi asesor yang objektif, profesional dan berintegritas,” ujarnya.

News Feed