POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP — Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (PPMPP) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) melaksanakan kegiatan workshop pengembangan pembelajaran finalisasi kurikulum Outcome Based Education (OBE) di Hotel Almadera Makassar, 6-7 Mei 2026.
Workshop ini difokuskan pada finalisasi kurikulum berbasis OBE serta sosialisasi implementasi penyesuaian terhadap Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 39 Tahun 2025.
Selain itu, workshop ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan kampus, bertujuan untuk memperkuat kompetensi dosen dalam merancang pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi pendidikan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur, Wakil Direktur bidang akademik, Wakil Direktur bidang keuangan dan umum, Wakil Direktur bidang perencanaan dan kerja sama, Kepala PPMPP serta tim kerja, para dosen dari berbagai jurusan di Polipangkep.
Dalam sambutannya, Dr. Andi Ridwan Makkulawu, S.T, M.Si., selaku Kepala PPMPP menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan global dan transformasi pendidikan.
“Melalui workshop ini, diharapkan para dosen mampu mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing,” ujarnya.
Sementara itu, acara dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si selaku Direktur Polipangkep mengatakan bahwa Kurikulum OBE membutuhkan paradigma mengajar yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning) dan asesmen autentik. Tinggalkan cara-cara lama yang hanya menekankan pada transfer pengetahuan tanpa kepastian pencapaian kompetensi.
“Manfaatkan waktu diskusi dan presentasi dengan maksimal. Jangan ragu menyampaikan kendala di prodi masing-masing, karena justru dari situ kita akan menemukan solusi bersama. Setelah workshop ini, tidak ada lagi kata revisi berkepanjangan. Kita harus segera mengesahkan kurikulum OBE melalui senat akademik dan mulai implementasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan,”harapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polipangkep terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas, inovatif, serta selaras dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan industri. Melalui workshop ini, diharapkan dapat diimplementasikan secara maksimal dalam proses pembelajaran guna menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Link dokumentasi kegiatan https://drive.google.com/drive/folders/1D5-XFo9pLgkoggaPRsaqPpmhRpIaf0wU?usp=drive_link

























