POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP- Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) melaksanakan kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama mitra industri sebagai landasan kerja sama strategis, yang berlangsung di Ruang Rapat Direktur Polipangkep, 13 April 2026.
Penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah konkret Polipangkep dalam memperkuat kolaborasi dengan dunia industri guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Polipangkep, Wakil Direktur bidang Perencanaan dan kerja sama, Ketua Jurusan Teknologi Pertanian, Koordinator Program Studi Agroindustri, serta perwakilan dari mitra industri yang menjadi pihak dalam kerja sama tersebut.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si selaku Direktur Polipangkep menyampaikan bahwa kemitraan dengan industri merupakan bagian penting dalam menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap kerja. Melalui kerja sama ini, diharapkan terjadi keselarasan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan nyata di dunia industri.
Mitra industri meliputi PT Golata Healthy Brand, PT Sagoone, Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral logam dan Maritim Kementerian Perindustrian, IKM Barakka Jaya Pangkep, Ghaniyyah Cake & bakery, dan PT Brexa Raya Indonesia.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup berbagai bidang, di antaranya pelaksanaan praktik kerja lapangan bagi mahasiswa, pengembangan kurikulum berbasis industri, pelatihan, penelitian terapan, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan industri.
Pihak mitra industri turut menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Mereka berharap kolaborasi dengan Polipangkep dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Polipangkep kembali menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring kemitraan yang produktif dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat peran institusi dalam mendukung pembangunan nasional.





















