Mahasiswa Polipangkep Kunjungi Karantina Uji Terap Bekasi

Berita139 views

POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP — Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) melaksanakan kunjungan pembelajaran ke Karantina Uji Terap Bekasi, pada Rabu, 4 Maret 2026. 

Kegiatan ini diikuti oleh lima mahasiswa dari Jurusan Agribisnis Perikanan yang tengah menjalani program magang di PT Indotama Putra Wahana, perusahaan yang bergerak di bidang ekspor dan impor komoditas perikanan, mulai dari ikan hidup, indukan, benih hingga ikan hias.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat sistem kekarantinaan ikan yang berperan penting dalam menjamin kesehatan komoditas perikanan sebelum dilalulintaskan maupun diekspor ke berbagai negara.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Subbagian Umum Karantina Uji Terap, Suparmin, S.E., M.M., bersama perwakilan perusahaan. 

Dalam pemaparannya disampaikan bahwa pemahaman mengenai sistem perkarantinaan serta proses pengujian mutu merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran arus komoditas perikanan ekspor dan impor sekaligus menjaga keamanan hayati.

Selama sesi materi, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai berbagai aspek teknis kekarantinaan, mulai dari pengenalan sistem karantina dan fasilitas Uji Terap hingga identifikasi penyakit pada ikan. 

Salah satu materi yang disampaikan yaitu ciri-ciri ikan kerapu yang terinfeksi Viral Nervous Necrosis (VNN) serta langkah penanganannya. 

Mahasiswa juga mempelajari prosedur disinfeksi peralatan menggunakan klorin agar tetap steril sebelum digunakan kembali.

Selain itu, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) sebagai salah satu standar dalam menjaga kesehatan ikan sebelum didistribusikan atau diekspor. 

Mahasiswa juga berkesempatan meninjau langsung sejumlah fasilitas yang terdapat di Karantina Uji Terap, seperti laboratorium pengujian, instalasi karantina, serta alur pemeriksaan komoditas perikanan. 

Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat melihat secara nyata proses pemeriksaan kesehatan ikan sebelum komoditas dinyatakan layak untuk dilalulintaskan.

Salah satu mahasiswa peserta kunjungan, Annisa Zaskiyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga

“Kami banyak mendapatkan pemahaman tentang pentingnya proses pemeriksaan dan pengasingan ikan. Kami belajar mengenai prosedur karantina, penggunaan klorin untuk sterilisasi peralatan, serta standar CKIB yang harus dipenuhi sebelum ikan didistribusikan atau diekspor,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan instansi teknis dalam mendukung sistem perkarantinaan perikanan yang profesional dan terstandar.

News Feed