by

Tutup Usia Sehari Setelah Ujian Sidang, Politani Kenang Almarhumah RIka saat Wisuda Hybrid

-Berita-149 views

FAJAR.CO.ID, PANGKEP – Aura bahagia dan haru menyelimuti seluruh hadirin acara Wisuda Hybrid Politani pangkep di Gedung New LT. Pada awal acara, Ketua Senat Dr. Muh. Alias, S.Pi,M.Si mengawali acara dengan memimpin doa,
“Marilah sejenak kita menundukkan kepala seraya mendoakan Almarhumah ananda kita Rika Akbar yang telah mendahului kita, semoga ditempatkan di tempat terindah di sisi-Nya, Amin”.
Tangis haru hadirin pecah saat panitia tampilkan video ‘In Memoriam of Rika” pada acara wisuda hybrid. Video dengan durasi 3 menit tampilkan sesaat setelah Rika usai ujian siding skripsi bersama dosen Pembimbing Yunarti, SP, M.Si dan kebersamaan Rika dengan teman-teman terbaiknya.

Dalam kesempatan yang sama, Wiwik Hidayati Ketua Program Studi Administrasi Bisnis Internasional menunaikan keinginan terakhir almarhuma Rika untuk memeberikan hadiah yang belum sempat diberikan kepada temannya Dur Zaman.

Tangis haru para hadirin kembali pecah ketika dalam sambutannya, Wiwik mengungkapkan bahwa Ananda Rika adalah salahsatu mahasiswi yang low profile dan disenangi teman-temannya.

Rika Akbar, mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Internasional. Gadis kelahiran Campulea, 7 Juli 1998 itu meninggal sehari setelah menjalani ujian sidang.

Kuranglebih 4 tahun menjalani pendidikan di Politani pangkep, akhirnya beliau berhasil menyelesaikan studinya dengan meraih IPK 3,28 predikat sangat memuaskan dan berhak menyandang gelar S.Tr.Ab. Namun takdir berkata lain Rika tutup usia tepat sehari setelah jalani ujian sidang, Selasa/7 September 2021.

“Rika meninggal kecelakaan motor setelah selesai mengurus perbaikan skripsi. Katanya, dia ingin secepatnya mengurus administrasi wisuda dan mempersembahkan kelulusannya untuk ayahnya yang akan datangdari Malaysia”. Pungkas Dur Zaman salah satu teman terbaik Rika.

Kedekatan Rika dengan sosok Ayah terungkap saat keluarga menjelaskan almarhuma menyimpan baju ayahnya dan kerap tidur dengan baju sang ayah. Meski raga tak lagi bersama namun kenangan manis bersama Rika akan selalu di hati, Dur Zaman di akhir kalimatnya.(*)

News Feed