LSP Polipangkep dan Pemkot Makassar Dorong Sertifikasi Kompetensi Nelayan Kota Makassar

Ragam5 views

POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP — Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Kecakapan Nelayan Kota Makassar Tahun 2026. Berlangsung 14–16 September 2026, di Hotel Almadera Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pengakuan formal terhadap kompetensi dan kecakapan nelayan yang selama ini diperoleh melalui pengalaman serta praktik langsung di lapangan.

Pembukaan kegiatan dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas (Kadis) Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Aulia Arsyad, S.STP., M.Si. Turut hadir Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polipangkep Ardiansyah, M.Biotech., ST., PhD., Kepala UPA Layanan Uji Kompetensi Polipangkep Dr. Akmal Abdullah, S.E., M.Si., para narasumber, serta seluruh peserta pelatihan yang merupakan kelompok nelayan dari sembilan kelurahan di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polipangkep, Ardiansyah, menekankan bahwa pengalaman panjang para nelayan dalam menjalankan profesinya merupakan modal penting dalam membangun kompetensi. Namun, kecakapan tersebut perlu diperkuat melalui pengakuan kompetensi secara formal.

“Secara pengetahuan dan skill, bapak-bapak nelayan sudah sangat cakap. Tetapi, apa buktinya? melalui pelatihan sertfikasi inilah bapak-bapak akan menerima sertifikat untuk membuktikan kecakapan dan kompetensi sebagai nelayan Kota Makassar,” ungkapnya.

Menurutnya, sertifikasi bukan sekadar pemberian dokumen, tetapi menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang dimiliki oleh para nelayan.

Sementara itu, Kadis Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, menyampaikan bahwa secara praktik, para nelayan telah memiliki kecakapan yang diperoleh dari pengalaman mereka selama melaut. Karena itu, sertifikasi menjadi langkah penting untuk memberikan pengakuan terhadap kemampuan tersebut.

Ia juga menjelaskan selain peningkatan kompetensi, dukungan terhadap keselamatan dan efektivitas aktivitas melaut juga menjadi perhatian Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar. Dalam pelaksanaannya, para nelayan telah memperoleh informasi mengenai titik koordinat melalui pihak terkait. Para nelayan juga mendapatkan dukungan perangkat GPS yang dapat digunakan untuk membantu menuju titik koordinat yang telah ditentukan.

Ia berharap kerja sama antara Pemkot Makassar dan LSP Polipangkep dapat terus berlanjut dan diperluas.

“Semoga kerja sama ini tetap dilanjutkan kembali, sehingga ke depan nelayan di Kota Makassar bisa bersertifikasi semua,” harapnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian pelatihan dan sertifikasi dengan baik selama tiga hari pelaksanaan.

Kolaborasi LSP Polipangkep dan Pemkot Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian ini diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan pengakuan kompetensi sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan, khususnya bagi nelayan di Kota Makassar.

News Feed