Polipangkep Perkuat Kapasitas Wanita Tani Bantaeng Kelola Usahatani Lebih Produktif

Berita36 views

POLIPANGKEP.AC.ID, Pangkep – Jurusan Teknologi Produksi Pertanian Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) terus mendorong peningkatan kapasitas petani melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan mendampingi kelompok wanita tani di Desa Barua, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, Jumat 28 Agustus 2026.

Kegiatan yang didanai melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polipangkep tersebut mengangkat tema Optimalisasi Pengelolaan Usaha dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Petani,” yang difokuskan pada penguatan kemampuan kelompok wanita tani dalam mengelola usahatani secara lebih tertib, terukur, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan.

Dalam kegiatan tersebut, penyuluhan disampaikan oleh Ketua tim PkM, Dr. Syahruni Thamrin, S.P., M.Si., dosen Program Studi Pengelolaan Perkebunan Kopi, Jurusan Teknologi Produksi Pertanian Polipangkep menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat menerapkan pengetahuan yang mudah dipraktikkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Salah satu materi utama yang diberikan yakni pemanfaatan Buku Catatan Usahatani sebagai instrumen sederhana untuk membantu petani mengetahui kondisi usaha yang dijalankan. Setiap kegiatan dalam usahatani perlu dicatat, sehingga petani tidak hanya mengetahui hasil panennya, tetapi juga dapat melihat berapa biaya yang dikeluarkan dan berapa pendapatan yang diperoleh,” ujarnya.

Peserta diperkenalkan dengan cara mencatat berbagai aktivitas usahatani, mulai dari biaya produksi, penggunaan sarana produksi, tenaga kerja, hasil panen, hingga penerimaan dari penjualan. Pencatatan tersebut dinilai penting karena dapat membantu petani mengetahui secara lebih jelas berapa biaya yang telah dikeluarkan dan berapa hasil yang diperoleh.

Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik pencatatan usahatani secara sederhana. Para peserta diajak mengidentifikasi dan mencatat aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Melalui pencatatan tersebut, petani diharapkan mampu membandingkan biaya yang dikeluarkan dengan penerimaan yang diperoleh. Informasi itu selanjutnya dapat menjadi dasar dalam mengevaluasi kegiatan usaha sekaligus menyusun perencanaan untuk meningkatkan efisiensi dan pendapatan pada musim tanam berikutnya.

Pendekatan sederhana ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan pengelolaan usaha yang selama ini lebih banyak mengandalkan ingatan menjadi pengelolaan berbasis data. Dengan demikian, kelompok wanita tani memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi usaha yang mereka jalankan.

Tim PkM Jurusan Teknologi Produksi Pertanian Polipangkep turut melibatkan Dr. Junaedi, S.P., M.Si., selaku dosen Magister Terapan Ketahanan Pangan, serta Andi Ayu Nurnawati, S.P., M.P., selaku dosen Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan dan Mahasiswa Jurusan Teknologi Produksi Pertanian. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman, sekaligus memberikan kesempatan kepada mereka untuk berinteraksi dan memahami secara langsung berbagai kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.

Melalui kegiatan PkM ini, Polipangkep berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh kelompok wanita tani Desa Barua. Kebiasaan melakukan pencatatan secara sederhana diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun pengelolaan usahatani yang lebih tertib, efisien, terukur, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan petani.

News Feed