Inovasi Olah Limbah Perikanan Antarkan Mahasiswa Polipangkep Raih Juara II KEIN 2026

Berita141 views

POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP — Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep). Tim yang terdiri atas Sitti Ramlah Silasah dan Besse Dini Nur Sakinah, mahasiswa Program Studi (Prodi) Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan, berhasil meraih Juara II pada Kompetisi Esai Ilmiah Nasional (KEIN) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO), berlangsung 2–4 Agustus 2026 di Horison Hotel Kendari. 

Kompetisi ini mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Laut” dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 

Pada sesi presentasi final, tim Polipangkep mempresentasikan gagasan berjudul Zero Waste Innovation: Protein Shake Berbasis Konsentrat Protein Air Cucian Surimi sebagai Minuman Fungsional Tinggi Protein bagi Olahragawan.” 

Inovasi tersebut menawarkan pemanfaatan air cucian surimi yang selama ini dipandang sebagai limbah industri menjadi produk minuman fungsional tinggi protein yang bernilai tambah.

Melalui pendekatan zero waste dan circular economy, gagasan tersebut tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah industri surimi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sumber protein lokal berkualitas bagi olahragawan dan masyarakat aktif. 

Di sisi lain, inovasi ini dinilai mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil samping industri perikanan sekaligus mendukung pengembangan industri surimi Indonesia yang lebih berkelanjutan. 

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan dosen pembimbing, Ikbal Syukroni, S.Pi.,M.Si., yang mendampingi tim sejak awal hingga persiapan menghadapi babak presentasi final. Pendampingan yang intens menjadi bekal penting bagi kedua mahasiswa untuk menyampaikan ide dengan baik di hadapan dewan juri.

Sitti Ramlah Silasah, Selaku ketua tim, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diraih bersama timnya. Menurutnya, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga sekaligus ruang untuk menunjukkan bahwa limbah industri perikanan masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat.

“Kami berharap gagasan ini tidak berhenti di kompetisi, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan inovasi yang mampu mendukung industri perikanan yang lebih berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat,”ungkapnya.

Keberhasilan di ajang KEIN 2026 ini menambah deretan prestasi mahasiswa Polipangkep di tingkat nasional sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa Polipangkep mampu menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan nyata di sektor perikanan, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan ekonomi sirkular yang kini menjadi perhatian dunia.

News Feed