POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP – Program Studi Administrasi Bisnis Internasional (ABI) Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap berwirausaha melalui penyelenggaraan Expo Kewirausahaan (KWU) dan Bazar 2026. Mengusung tema “Selangkah Berkarya, Seribu Peluang Terbuka”, kegiatan yang berlangsung pada 15, 17, dan 18 Juni 2026 ini berhasil mencatat total omzet penjualan sebesar Rp22.650.000 serta melibatkan puluhan mahasiswa dalam praktik bisnis secara langsung.
Sebanyak 23 stan turut berpartisipasi dalam expo tersebut, terdiri atas 19 stan mahasiswa ABI, satu stan alumni, satu stan Prodi Agroindustri, satu stan Prodi Kopi, serta satu stan dari pihak eksternal kampus.
Beragam produk dan inovasi usaha yang ditampilkan menjadi bukti nyata penerapan pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik di lingkungan pendidikan vokasi.
Ketua Panitia Expo KWU 2026, Haerullah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengelola usaha, membangun jejaring, hingga menghadapi konsumen secara langsung.
“Expo KWU bukan sekadar pameran produk. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berwirausaha, bekerja sama dalam tim, dan mengembangkan kepercayaan diri dalam memasarkan hasil karya mereka,” ujarnya.
Apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan juga disampaikan oleh Wakil Direktur Bidang Akademik Polipangkep, Dr. Ir. Ahmad Wadi, M.Agr.Sc. Menurutnya, Expo KWU merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran vokasi yang mampu menghubungkan teori di kelas dengan kebutuhan dunia usaha.
“Mahasiswa yang mengelola stan, mempresentasikan produk, dan melayani konsumen sesungguhnya sedang menjalani proses pembelajaran yang sangat berharga. Pengalaman seperti inilah yang akan membentuk lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menciptakan peluang kerja,” ungkapnya.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Polipangkep, Dr. Zulfitriany Dwiyanti Mustaka, S.P., M.P., ini juga menghadirkan berbagai agenda pendukung, mulai dari sesi pitching produk, talkshow kewirausahaan bersama alumni dan komunitas Tangan Di Atas (TDA) Pangkep, hingga beragam kompetisi yang mendorong kreativitas peserta.
Selain menjadi sarana pembelajaran, Expo KWU 2026 juga menunjukkan capaian yang menggembirakan dari sisi bisnis. Stand Recycle Rangers berhasil meraih penghargaan Best Stand sekaligus mencatat omzet penjualan tertinggi sebesar Rp3.181.000. Sementara itu, stand Berry Buahku dinobatkan sebagai Pitching Produk Terbaik dengan perolehan skor tertinggi 443,5. Adapun Juara 1 Expo Reels Challenge diraih oleh Nur Islahwanty berdasarkan akumulasi nilai tertinggi dari jumlah tayangan dan interaksi media sosial.
Keunikan Expo KWU tahun ini terletak pada kolaborasi lintas angkatan yang terintegrasi dalam proses pembelajaran. Mahasiswa Angkatan 2023 berperan sebagai panitia melalui luaran Magang Kewirausahaan, Angkatan 2024 menjalankan usaha dalam skema Project Based Learning (PBL), sedangkan Angkatan 2025 terlibat sebagai peserta melalui Mata Kuliah Kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, Prodi ABI Polipangkep tidak hanya menghadirkan ajang pameran produk, tetapi juga membangun ekosistem pembelajaran kewirausahaan yang memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal dalam melahirkan wirausahawan muda yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di dunia usaha maupun industri.























