POLIPANGKEP.AC.ID, PANGKEP — Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep) melalui Layanan Uji Kompetensi Polipangkep menyelenggarakan Pelatihan Asesor Kompetensi Angkatan I Tahun 2026. Bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), kegiatan ini berlangsung di Hotel Almadera, Makassar, pada 4–8 Februari 2026.
Sebanyak 22 peserta dari berbagai institusi pendidikan dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan ini. Peserta berasal dari unsur internal Polipangkep, BPPMPV KPTK Gowa (Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi), LSP Universitas Hasanuddin, LSP Kelautan dan Perikanan, serta LSP Penyelenggara Produk Halal Indonesia (PPHI).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Polipangkep, Prof.Dr.Mauli Kasmi, S.Pi, M.Si, melalui sambutan virtual via Zoom Meeting.
Dalam arahannya, Ia menegaskan bahwa asesor memiliki peran strategis dalam menjaga mutu proses sertifikasi kompetensi agar selaras dengan standar nasional dan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan para asesor mampu menjaga mutu sertifikasi kompetensi agar benar-benar sesuai dengan standar nasional dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BNSP dan keterlibatan peserta lintas lembaga menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia vokasi.
Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Uji Kompetensi Polipangkep, Dr. Akmal Abdullah.,S.E., M.Si, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas ruang lingkup sertifikasi kompetensi sekaligus memperkuat lisensi kelembagaan.
“Kehadiran peserta dari UNHAS, BPPMPV KPTK, hingga LSP PPHI menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai pelatihan teknis, tetapi juga sebagai forum strategis untuk berbagi praktik terbaik (best practice) antar-Lembaga Sertifikasi Profesi,” jelasnya
Selama lima hari pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif dari Master Asesor BNSP. Materi yang diberikan mencakup pemahaman regulasi sertifikasi terkini, penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK), hingga simulasi asesmen lapangan.
Pelatihan akan diakhiri dengan agenda asesmen langsung oleh Master Asesor BNSP untuk menentukan kelayakan peserta menyandang gelar Asesor Kompetensi.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, Polipangkep berupaya memastikan layanan uji kompetensi berjalan sesuai standar nasional, adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha dan industri, serta berkontribusi nyata dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.



























