Polipangkep Perkuat Lulusan Siap Kerja melalui Sertifikasi Ulang dan Peningkatan Kompetensi Asesor

Berita26 views


POLIPANGKEP.AC.ID,PANGKEP- Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene dan Kepulauan (Polipangkep) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kompetensi dan Sertifikasi Ulang Asesor Kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polipangkep di Grand Palace Hotel Makassar, 1 Februari 2026.

Kegiatan strategis ini diikuti oleh 31 peserta yang terbagi dalam dua kelas, terdiri atas asesor internal LSP Polipangkep dan asesor dari LSP mitra. Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti rangkaian pelatihan, diskusi, praktik asesmen, serta evaluasi kompetensi yang dirancang untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelaksanaan asesmen kompetensi.


Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Uji Kompetensi Polipangkep, Dr. Akmal Abdullah.,S.E., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan para asesor memiliki pemahaman yang mutakhir terhadap standar sertifikasi kompetensi sekaligus mampu menerapkannya secara objektif, konsisten, dan bertanggung jawab.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap proses asesmen berlangsung secara adil, transparan, dan sesuai dengan standar yang berlaku, sehingga sertifikat yang diterbitkan benar-benar mencerminkan kompetensi peserta,” ujarnya.

Selain penguatan kapasitas asesor, Polipangkep juga tengah menyiapkan kebijakan strategis berupa integrasi sertifikasi kompetensi mahasiswa ke dalam kalender akademik. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi vokasi sekaligus penguatan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Melalui integrasi tersebut, mahasiswa diharapkan telah memiliki sertifikat kompetensi sebelum mengikuti program magang industri. Sertifikat tersebut menjadi bekal penting dalam meningkatkan daya saing lulusan serta memperkuat kemampuan adaptasi terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Direktur Polipangkep, Prof.Dr. Mauli Kasmi, S.Pi., M.Si dalam sambutan penutupan kegiatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keberadaan asesor yang profesional dan kompeten merupakan salah satu kunci utama dalam menjamin kualitas lulusan pendidikan vokasi.
“Kami ingin setiap lulusan Polipangkep tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga dilengkapi sertifikat kompetensi yang diakui oleh dunia industri. Hal ini merupakan wujud tanggung jawab kami dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.


Selama kegiatan berlangsung, sejumlah capaian positif berhasil diraih, di antaranya meningkatnya pemahaman asesor terhadap regulasi dan standar asesmen, terwujudnya keseragaman praktik penilaian, serta semakin kuatnya jejaring kerja sama antar lembaga sertifikasi.


Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik antar asesor, sehingga mampu mendorong terbentuknya budaya mutu yang semakin kokoh di lingkungan Polipangkep.


LSP Polipangkep berkomitmen untuk terus mengembangkan program peningkatan kompetensi asesor secara berkelanjutan, memperluas kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta memperkuat sistem sertifikasi yang selaras dengan dinamika kebutuhan pasar kerja.


Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Polipangkep optimistis dapat terus menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional.

News Feed