Kamis, 29 Maret 2018 - 07:44:28 WIB
Zakat Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan Bantu Mahasiswa agar Tak Putus Kuliah
Diposting oleh : Sri Wahyuni, A.Md.
Kategori: SEPUTAR KAMPUS - Dibaca: 159 kali

Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan menggalakkan program zakat di singkat Badan Amil Zakat Jurusan (BAZJUR) Program Studi (Prodi) Budidaya Tanama Perkebunan (BTP). Zakat tersebut untuk membantu pembiayaan mahasiswa yang tidak mampu. Pembiayaan ini nantinya berasal dari pegelolaan yang menghimpun zakat, infaq dan shodaqoh dari kalangan dosen, staf, dan PLP pada Prodi BTP.

Di Bazjur ini, zakat, infaq dan shodaqoh dikumpulkan dari potongan penghasilan yang dikumpulkan setiap bulannya. Selama ini banyak dosen dan staf yang akan berinfaq, namun tidak tahu kemana, Bazjur tersebut akan menjadi wadah.

“Tahun ini, di awal semester beberapa mahasiswa  mengajukan permohonan keringanan biaya kuliah. Hal ini terjadi karena beberapa alasan, sebagian karena menurunnya kemampuan orang tua ataupun ada yang orang tuanya meninggal dunia, akhirnya mahasiswa kesulitan biaya. Kondisi seperti ini yang akan menjadi salah satu perhatian Bazjur sebagai badan amil zakat di tingkat Prodi” kata Ketua Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan Junaedi ketika dikonfirmasi Ardhy.co.id, Senin (12/3/2018).

Bantuan yang diterima, kata Junaedi, akan dikelola secara profesional. Fokus pengelolaannya pada internal Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan. Selain untuk bantuan SPP dan uang bulanan, mahasiswa juga dimungkinkan mendapatkan bantuan pendidikan untuk penyelesaian studinya.  

Ketua Bazjur Faisal Jafar mengungkapkan Bazjur ini akan menjadi salah satu perpanjangan tangan dalam mengelola infaq dan shodaqoh. Tahun 2018 ini Bazjur  menghimpun infaq dan shodaqoh senilai Rp 50 Juta. “Kami juga memberikan pelatihan wirausaha dan pembinaan akhlaq mulia ke mahasiswa” ungkap Faisal Jafar. (BTP/Ardi)