Kamis, 10 Agustus 2017 - 13:11:59 WIB
Menristekdikti Melakukan Kunjungan Kerja ke Politani Pangkep
Diposting oleh : Sri Wahyuni, A.Md.
Kategori: SEPUTAR KAMPUS - Dibaca: 1932 kali

Rombongan MENRISTEKDIKTI tiba dikampus Politeknik Pertanian Negeri Pangkep Pukul 12.30 diterima di didepan Lab. Reproduksi dan genetika ikan oleh Direktur. Mahasiswa mengalungkan sarung sabbe khas Sulawesi Selatan.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi memasuki Lab. Reproduksi dan genetika didampingi oleh di Direktur PPNP, Dirjen Kelembagaan IPTEKDIKTI, SESJEN  Kemenristekdikti, Dirjen Belmawa  dan wakil Bupati Pangkep. Wadir IV, Nur Rahmawaty Arma dan  seorang PLP Ibu Satriani menjelaskan kepada Menteri dan rombogannya selama di Lab. Menteri dan rombongan melihat ikan hias dan Loster yang telah dikembangkan.

  

Kemudian rombongan menuju Tambak menebar benih udang vaname di dampingi oleh Ketua Jurusan Budidaya Ir.Rimal Hamal, M.Si, KUPT Tambak Ir. Bustamin  M.Si dan Dr. Ahmad Wadi, Menteri menebar benih udang vaname.

Setelah penebaran benih dilakukan, menristekdikti dipandu menuju tempat pameran untuk mencicipi produk hasil olahan perikanan yang diproduksi oleh Jurusan TPHP. Kemudian menristekdikti menuju Wisata Bahari (wisbar) untuk menandatangani peresmian wisbar. Menteri memotong pita ditandai selesainya perbaikan wisbar. Di wisbar inilah menristekdikti dan rombongan dijamu untuk santap siang. Dalam santap siang, menristekdikti melihat kapal Politani yang berlabuh, sekitar satu mil dari wisbar. Rombongan menteri sangat puas dengan keadaan Politani.


   

Setelah santap siang bersama, menristekdikti memberikan kuliah umum di Auditorium yang dipandu oleh Direktur PPNP,  dihadiri oleh mahasiswa, dosen, staf PPNP dan para undangan. Direktur menjelaskan secara singkat sejarah dan perkembanganya kepada Menteri. Menteri memuji kemajuan yang telah dicapai dari 12 perguruan tinggi (PT) yang di revitalisasi, PPNP adalah salah satu PT yang dijadikan percontohan Politeknik di Indonesia. Kegiatan dilanjutkan dengan penendatanganan implementasi dan pemantapan program revitalisasi pendidikan vokasi Politeknik Pertanian Negeri Pangkep oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Mohammad Nasir,Ph.D.Ak di gedung Auditorium Mas,ud Sikong 9 Agustus 2017.

 

Dosen yang ada di PPNP tak cukup dengan S2 saja, harus kerja sama dengan Industri, oleh karena itu 50 %  dari industri 50 % akadmik, artinya 3 semester uas, praktek, tiori, lab dan 1 semester adalah perampungan. Dengan revitalisasi PPNP diharapkan mahasiswa yang berkompeten harus mendapatkan sertifikat dan untuk dosen akan diberikan upgrading.

Revitalisasi ini kami bekerjasama dengan Negara Swiiss dan Jerman agar mahasiswa dapat berkompeten. Untuk itu PPNP harus kerja sama dengan industri, agar lulusan tinggkat penganggurannya diharapkan 0 atau mencapai 75 % lulusan PPNP langsun diterima diindustri. Mahasiswa harus ciptakan temuan baru, agar pengembangan bisa dilakukan.  

Dirjen Kelembagaan menyampaikan, “kalau memang PPNP membutuhkan tenaga ahli beritahu saja, nanti saya carikan yang akan membantu, kami baru saja melakukan lobi dengan Korea untuk membantu pendidikan 12 perguruan tinggi yang di revitalisasi.” (Ah/Humas)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)